Bukan Ahli SEO : Solusi Terbaik Dalam Bisnis Online

Jl. Pramuka, Kap. Pengasinan No.
4 Rt. 01 Rw. 02 Kel. Pengasinan Kec. Rawalumbu Bekasi

Satu Pelajaran Terbaik di Akhir Pekan

Satu Pelajaran Terbaik di Akhir Pekan 


Tidak terduga, sebuah pelajaran baru bagiku telah ada di depan mata di perjalanan akhir pekan ini. Sebagai orang yang berteman dengan berbagai macam gadget baik itu yang portable maupun tidak, sebuah perjalanan panjang jarang penulis lakukan. Memang kadang juga melakukan perjalan ini, namun tidak lebih dari beberapa jam saja. Perjalanan pulang sekembali dari mengunjungi kota kelahiranku Yogjakarta sampai saat ini pun masing terngiang jelas. Tidak banyak yang ada, namun satu pelajaran terbaik di akhir pekan itu telah memberikan banyak arti dalam setiap langkah yang akan dilakukan. 

pelajaran-terbaik


Dimulai setelah menjalankan shalat Maqrib, perjalanan yang lumayan panjang penulis akan tempuh. Dengan menumpang salah satu angkutan yang telah berbenah menjadi lebih baik yaitu Kereta Api Indonesia, mendapatkan nomor urut 18A di bangku sebelah kiri. Tidak ada yang berbeda layaknya ketika menumpang kereta ini. Kursi penumpang hampir semuanya penuh. Karena yang dipilih adalah tiket ekonomi maka yang ada adalah ada 4 orang yang duduk berhadapan di bangku tersebut. Tidak ada yang istimewa, biasa-biasa saja atau normal, masing-masing penumpang sibuk dengan berbagai gadget yang dibawanya. Menatap serius dan kadang tersenyum kecil atau mengernyitkan dahinya. Layaknya meraka penulis pun larut dalam suasanya keheningan yang semu itu. Tiba-tiba orang yang duduk di sebelah kanan saya, memasukkan handphone dan mengambil sesuatu dalam tasnya. Mata penulis terbelalak, melihat apa yang dipegangnya. Sebuah buku, buku yang kecil... dibukanya lembar pertama. Dan dengan suara lirih sedikit tak terdengar dibacalah bait demi bait. Ternyata buku kcil tersebut adalah sebuah Al-Quran. 

Lalu mengapa aku terkejut. padahal penulis juga seorang muslim, yang tentu saja harus mengenal dengan baik Al-Quran itu. Ada beberapa hal yang membuatku terpana. Bagaimana tidak, yang ada di sebelahku tadi adalah seorang pemuda yang kira-kira berusia 20 an. Membawa Al-Quran dalam perjalanan liburannya. Membacanya ketika orang lain sibuk dengan gadgetnya. Sedangkan diriku... belum pernah terlintas membawanya dalam setiap perjalann panjangku. Sebagian dari kita mungkin sibuk mempersiapkan segala macam gadget dalam setiap perjalanan tersebut. Akan terasa hilang apabila kita pergi tanpa membawa Handphone atau perangkat sejenisnya. Namun mungkin tak pernah terlintas kita sebagai seorang muslim untuk merasa kehilangan apabila tidak membawa Al-Quran dalam setiap langkah kita. 

Lebih praktis membacanya di dalam Gadget. Banyak orang akan berkata seperti itu bila membaca tulisan ini. Berkomentar dengan segala argumennya untuk mematahkan kegunaan membawa buku kecil Al-Quran ini. Tapi memang begitulah manusia. Dan alasan itu biarlah tetap mereka yang menyimpannya dalam hatinya. Tapi bagi penulis, ini adalah Satu pelajaran Terbaik di Akhir Pekan, untuk membawa Al-Quran, terutama dalam perjalanan jauh. Melepaskan sejenak berbagai gadget yang semakin lama semakin mengekang hubungan kita kepada Sang Illahir Rabbi.
Tag : Perjalanan

Afiliasi Satu Pelajaran Terbaik di Akhir Pekan


Ahli SEO

Back To Top